{"id":2160,"date":"2017-09-14T08:33:46","date_gmt":"2017-09-14T08:33:46","guid":{"rendered":"http:\/\/pn-takengon.go.id\/pnbaru\/?page_id=2160"},"modified":"2017-09-14T08:33:46","modified_gmt":"2017-09-14T08:33:46","slug":"upaya-hukum-banding","status":"publish","type":"page","link":"http:\/\/pn-takengon.go.id\/pnbaru\/upaya-hukum-banding\/","title":{"rendered":"Upaya Hukum Banding"},"content":{"rendered":"<p>Perihal acara peradilan banding dalam hukum pidana diatur dalam pasal 233 sampai dengan pasal 243 KUHAP.<\/p>\n<p>Sehubungan dengan soal banding itu, apabila putusan Hakim tingkat pertama memuat perin tab &#8220;terdakwa ditahan atau membebaskan ter\u00addakwa dari tahanan&#8221;. Perintah tersebut harus ditetapkan didalam putusan terakhir.<\/p>\n<p>Majelis agar memperhatikan ketentuan-ketentu an yang termaktub dalam pasal 193 ayat 2a jo pasal 21 KUHAP dan pasal 193 ayat 2 (b) KUHAP.<\/p>\n<p>Oleh sebab perintah terdakwa ditahan berarti se gera masuk tahanan, maka perintah ini hanya dapat dikeluarkan apabila terdakwa diajukan ke muka persidangan pengadilan karena perbuatan-perbuatan yang dimaksud dalam pasal 21 ayat 4 KUHAP.<\/p>\n<p>Putusan Majelis tadi harus segera dilaksanakan oleh Jaksa setelah putusan Hakim diucapkan, tanpa menunggu turunnya putusan banding.<\/p>\n<p>Demikian pula apabila terdakwa meminta ber pikir dalam tempo 7 (tujuh) hari, jangka waktu mana merupakan jangka waktu untuk meng ajukan banding.<\/p>\n<p>Apabila Penuntut Umum atau terdakwa\/Pena sehat Hukum mengajukan bandingnya melam paui tenggang waktu 7 (tujuh) hari, maka Pani tera membuat keterangan yang menyatakan keterlambatan permintaan banding yang ditanda tangani Panitera dan diketahui Ketua, sehingga berkas perkara permintaan banding tidak diki rimkan ke Pengadilan Tinggi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: red;\">Sumber: Mahkamah Agung, Pedoman Pelaksanaan Tugas dan Administrasi Pengadilan (Buku II), Cet. II, 1997.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perihal acara peradilan banding dalam hukum pidana diatur dalam pasal 233 sampai dengan pasal 243 KUHAP. Sehubungan dengan soal banding itu, apabila putusan Hakim tingkat pertama memuat perin tab &#8220;terdakwa ditahan atau membebaskan ter\u00addakwa dari tahanan&#8221;. Perintah tersebut harus ditetapkan didalam putusan terakhir. Majelis agar memperhatikan ketentuan-ketentu an yang termaktub dalam pasal 193 ayat 2a [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_topic_count_hidden":0,"_bbp_reply_count_hidden":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"footnotes":""},"class_list":["post-2160","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/pn-takengon.go.id\/pnbaru\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/2160","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/pn-takengon.go.id\/pnbaru\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"http:\/\/pn-takengon.go.id\/pnbaru\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/pn-takengon.go.id\/pnbaru\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/pn-takengon.go.id\/pnbaru\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2160"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/pn-takengon.go.id\/pnbaru\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/2160\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2163,"href":"http:\/\/pn-takengon.go.id\/pnbaru\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/2160\/revisions\/2163"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/pn-takengon.go.id\/pnbaru\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2160"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}